Hari Senja

Hari senja,
Sepedihnya luka, tentu luka hati yang tak terbalas itu melampui batas sakitnya
Ingin kau tau langit, aku hanya bumi yang berada dibawah naunganmu, tanpamu aku apa?
Kau yang kokoh dengan singgasanamu sedang aku mengais kasihmu karena ibamu.

Pedih ketika kau perlakukan ku hanya karna "aku bumimu"! Jika aku bisa memilih, takkan ingin aku menjadi bumi yang selalu menjadi pasanganmu bagi mereka.
mereka yang tak tau bengisnya kau perlakukanku menjadi bumi ini,
ah
Sudahlah, ini akan berakhir walau aku tak tau kapan, yang jelas aku mencintaimu
mencintaimu dengan kebencianku,dengan diamku,
benci karna dirimu.

"pergi saja jika kau tak suka!" ungkap lelaki itu
"aku akan pergi, bersabarlah. aku masih ingin menghabiskan waktu ku yang memuakkan bagimu denganmu" balas wanita itu dengan lembut
dan lelaki itu menggenggam tangan wanita itu, lalu berbisik "kemarilah, jangan pergi,"

Tapi wanita itu tersenyum dan melepas genggaman lelaki itu, hanya suara samar, bisikan "waktuku habis untuk membuatmu bahagia, berbahagialah dan tetaplah kokoh tanpaku, dan saat kau sedih datanglah ditempat ini."

berhenti membahagiakan dan mencintai adalah hal yang berbeda,
dan membencimu berarti aku berhenti bersamamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Novel Sebelas Patriot Karya Andrea Hirata Lengkap

Sejarah lahirnya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Cara menyimpan Uang Kertas yang baik. Gini lo guys!